-
20
Feb
Begini Cara Membaca Kode Ban Agar Tak Salah Pilih
Sebagai salah satu komponen penting pada kendaraan, ban menjadi bagian yang harus diperhatikan oleh setiap pengguna kendaraan, baik motor ataupun mobil. Seringkali pemilik kendaraan (khususnya mobil) yang masih salah memilih ban karena belum mengerti bagaimana cara membaca kode ban sehingga ukuran dan jenis yang digunakan tidak sesuai dengan tipe kendaraannya. Akibatnya bisa sangat fatal, mulai dari kerugian materi karena ban serta mobil jadi cepat rusak atau bahkan kehilangan nyawa karena kecelakaan yang diakibatkan pecah ban saat berkendara.
Lalu bagaimana cara membaca kode ban mobil yang tepat agar tak salah pilih? Berdasarkan penjelasan yang kutip dari situs resmi discounttiredirect.com/, setiap ban mobil mencantumkan kode informasi mengenai spesifikasi jenis ban tersebut. Kode tersebut antara lain ukuran/dimensi, tahun produksi, ukuran tekanan (PSI/Pounds per Square Inch) serta ukuran maksimal tekanan ban.

Sebagai contoh, misalnya membaca kode ban mobil 195 / 65R15 91H
195: menjelaskan ukuran lebar ban mobil yang digunakan dalam satuan milimeter. Semakin besar nilai angkanya, maka semakin lebar pula telapak permukaan ban yang digunakan.
65: merupakan ukuran ketinggian ban yang diukur dari mulai permukaan terluar velg hingga permukaan paling bawah telapak ban dalam satuan milimeter. Semakin kecil nilai angkanya, maka semakin tipis jarak ketinggian antara velg dan telapak ban.
R: adalah kode yang menjelaskan bahwa konstruksi ban dilengkapi lapisan radial.
15: menjelaskan angka ukuran diameter velg yang sesuai digunakan untuk ban tersebut.
91H: merupakan angka yang menjelaskan kapasitas beban maksimum dan kecepatan aman yang dapat dioperasikan. Angka 91 berarti beban maksimum yaitu 800 kg per ban dan H berarti kecepatan maksimum 210 km/h.
Pada penjelasan ini mungkin Anda akan bertanya, mengapa kode 91 dibaca mampu membawa beban maksimum hingga 800 kg per ban? dan mengapa kode H memiliki arti kecepatan maksimum 210 km/h? berikut ini penjelasan singkatnya berdasarkan kode ban yang berlaku secara internasional.
Kode beban maksimum
62 = 265 kg/ban
63 = 272 kg/ban
64 = 280 kg/ban
66 = 300 kg/ban
68 = 315 kg/ban
70 = 335 kg/ban
73 = 365 kg/ban
75 = 387 kg/ban
80-89 = 450 – 580 kg/ban
90-100 = 600 – 800 kg/banKode kecepatan maksimum
P = 150 km/h
Q = 160 km/h
R = 170 km/h
S = 180 km/h
T = 190 km/h
H = 210 km/h
V = 240 km/h
W = 270 km/h
Y = >300 km/hPerlu diketahui juga bahwa setiap ban memiliki kode tanggal produksi yang berfungsi untuk memprediksi masa usia penggunaan ban, sehingga dapat diperkirakan kapan waktu yang tepat untuk mengganti ban. Misalnya membaca kode ban 0719, angka 07 menjelaskan minggu ketujuh, sedangkan angka 19 menjelaskan tahun 2019. Jadi ban tersebut diproduksi pada minggu ketujuh di tahun 2019.
Sementara Untuk mengukur masa penggunaan ban, normalnya setiap ban mampu digunakan untuk menempuh kurang lebih 60.000 kilometer atau jangka waktu 3 tahun, lebih dari itu maka performa ban pastinya akan menurun.
Kemudian apabila Anda menemukan kode DOT, itu menandakan sertifikasi dari Departement of Transportastion yang sama halnya dengan sertifikasi pada helm, sehingga ban tersebut sudah layak digunakan.
Demikianlah cara untuk membaca kode ban agar terhindar dari salah membeli ban. Bagaimana, mudah bukan?
Leave a comment




Comments (2)
Koreksi
196/65R15 95H
1.Angka 65 merupakan aspek ratio antara
Lebar penampang dibagi tinggi
penampang kali 100%
2. Kode produksi 0719
07 menunjukan produksi minggu ke 7
19 menunjukan produksi tahun 2019
terima kasih atas koreksinya, artikel sudah kami update kembali dengan pembaharuan informasi. Terima kasih